Mengapa Jadi Guru?

Tulisan rekan saya, Bahtiyar Zulal (http://bahtiyarzulal.wordpress.com) cukup membuat saya tersentak. Pertanyaan tersebut juga pernah diajukan pada saya setahun lalu. “Pak Zul dulu ketika memutuskan akan jadi guru apa benar-benar sesuai cita-cita?”

Saya terhenyak ketika itu. Terus terang, dulu saya tidak pernah punya gambaran bakal jadi guru. Bayangan saya begitu tamat kuliah, saya bekerja di LIPI, televisi, editor, atau wartawan media cetak.

Namun dari keisengan memasukkan lamaran kerja, profesi guru akhirnya menjadi pilihan saya.

Tahun 1998 saya memasukkan lamaran di SMA Muhammadiyah 1 Pekajangan Pekalongan. Dengan IPK 3,4 dan punya sedikit kliping tulisan sendiri yg dimuat di surat kabar, saya pun diterima jadi guru.

Dengan rasa kepercayaan diri yg kurang, saya coba masuki kelas. Awalnya kagok. Tapi beberapa hari kemudian, rasa kagok itu hilang, berganti perasaan yg amat menyenangkan. Berdiri di depan anak-anak, menyapa dengan kelembutan bahasa, telah menumbuhkan perasaan sayang luar biasa. Betapa mata-mata masa depan itu menatap saya dengan penuh harap dan semangat.

Tidak ada teori mendidik atau mengajar yg saya pelajari di bangku kuliah. Saya sadar bahwa yg saya hadapi bukan benda mati, maka kasih sayang yg tulus dalam mendidik dan mengajar akan mampu memberi bekal lebih pada anak didik saya.

Alhamdulillah, semua berjalan lancar. Tidak ada persoalan yg tidak bisa diselesaikan. Kenakalan-kenakalan anak didik adalah hal biasa. Semua pasti bisa diperbaiki dengan kasih sayang dan menumbuhkan percaya diri pada mereka.

Kini kurang lebih 10 tahun sudah saya jadi guru, 7 tahun di swasta dan 3 tahun di sekolah negeri (SMP 2 Talun). Profesi yg belum seberapa dibanding Pak Suhadi, Pak Sawali, Pak Ersis, atau Pak Bahtiyar sendiri. Namun yg pasti, berganti profesi untuk sementara sudah saya kubur. Meski teman saya Hary B Koriun di Riau Pos, mengajak bekerja di sana, saya masih belum goyah. Entahlah di suatu ketika.

dari arsip catatan di http://zulmasri.wordpress.com 1 Agustus 2008

~ oleh mastermasri71 pada 28 Maret 2010.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: