Saya Seorang Guru

Adakah nada bangga ketika Anda menyandang predikat guru? Ataukah sebaliknya, ketika berkenalan dengan seseorang, Anda menyebut dengan leher seolah tercekik bahwa profesi Anda guru?

Pernah juga teman, wiraswastawan sukses materi, dengan sebelah mata memandang profesi guru yang saya sandang. “Kok jadi guru, sih?”

Agaknya profesi guru memang dilematis. Gaji rendah jauh dari layak (bersyukurlah yang sudah berhasil dengan sertifikasinya). Tak mengherankan, masih ada guru nyambi jadi tukangj ojek, tukang becak, jualan lks, dan sebagainya.

Pada zaman yang serba sulit ini, profesi guru memang agaknya tidak ‘menjanjikan’. Sertifikasi mungkin angin segar yang datang terlambat. Secara tak langsung, ini pun ada korelasinya dengan mutu pendidikan di Indonesia. Bagaimana mau jadi guru yang baik bila dalam keseharian masih disibukkan dengan memikirkan ‘apa yang akan dimakan nanti’. Alhasil, guru yang harus mempersiapkan diri dengan perencanaan sebelum masuk kelas (seperti yang ditulis Pak Suhadi) tidak bakalan tercapai.

Saya seorang guru. Guru yang belum disertifikasi. Kata orang di diknas, sertifikasinya nunggu giliran.

Saya seorang guru. Bekerja di sebuah SMP di puncak bukit. Sebagai guru, saya senang melakukan tugas sebagai pendidik dan pengajar.

Sebagai seorang guru, saya telah mengalami suka duka dunia pendidikan, walau belum sekaya pengalaman Pak Sawali. Tapi hingga detik ini saya masih menyaksikan betapa masih semrawutnya pendidikan di darah kabupaten tempat saya mengajar.

Sebagai contoh, adanya uang ’sangu’ buat tamu dari diknas termasuk pengawas yang datang ke sekolah. Masih ada kepala sekolah yang bertindak sebagai manajer plus bendahara. Masih banyaknya nota atau kuitansi siluman yang ditempel sebagai lampiran laporan. Malah hingga kini, di tempat saya dan hampir semua sekolah (SMP) di kabupaten, yang katanya sudah menerapkan KTSP masih mengadakan ulangan semester bersama. Aneh memang.

Saya seorang guru. Guru yang kadang ‘marah’ melihat kebobrokan yang ada. Guru yang 25 November berultah.

Selamat hari guru!

dari arsip catatan di http://zulmasri.wordpress.com 26 November 2008

~ oleh mastermasri71 pada 28 Maret 2010.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: